move to a new blog

Dear all,

Maaf lama nggak nulis di blog ini lagi. Sebenernya saya udah lama pindah blog hehe Tapi lupa update di sini. Baru ngeh pas buka lagi, banyak komen yang belum saya lihat dan balas.

Mohon maaafff…

Mampir ke blog baru saya ya, di http://www.jarigendut.com

Tengkiuuuu 🙂

Dedek Astrilia Gunawan

June 18, 2015 at 10:34 pm Leave a comment

…if only…

I can do what I want all day long…

Sometimes going to the office

Most of the times just sitting in my studio, reading, doing any craft projects, watching my son playing in the backyard while waiting for my baking…hmmmm…

Someday…ya, hopefully someday…

this is not my studio, definitely hehehe…

got it from here, but someday…who knows? amin!

January 19, 2010 at 7:49 am 1 comment

bismillah…

OPEN NOW


cute and personalized items for moms and children

Untuk kamar bayi, ada nursery set lengkap. Mulai dari bedding set (sprei, sarung guling, sarung bantal bayi), sampai gorden, cot tidy, diaper stacker, dan banyak lagi.



set of owl


set of pirate

menerima pesanan desain dan ukuran lain

(psstt..udah ada yang pesan untuk ukuran queen lho, motif dinosaurus..lucu deh :))

Untuk bayi dan anak-anak, ada selimut berbahan fleece lembut dengan aplikasi motif lucu.

Ada playmat juga, yang empuk dan bermotif lucu, jadi bikin anak betah main di atasnya.

Ada bib (celemek lucu)

Untuk ibu menyusui, ada nursing apron dan bantal menyusui. A-must-have for a breastfeeding-active mom!

sorry, foto produknya belum jadi..

Ini foto stand kita di Kemang Festival kemarin. Yang dipake di patung adalah nursing apron. Ada 1 set cantik: nursing apron (celemek untuk tutup menyusui di depan umum biar nggak horor), bib (celemek buat anaknya – yang dipake boneka), burp cloth (celemek sendawa – untuk bapak/ibunya biar kalau anaknya sendawa dan gumoh nggak buat kotor baju), dan nursing pillow (bantal menyusui). Enak deh nyusuin pakai bantal menyusui ini, tangan nggak pegel musti pegang bayi.

Untuk semuanya, ada gift set cantik yang cocok buat kado melahirkan/ulangtahun balita. Pilihannya macam-macam, harga mulai dari 155.000/set dengan pita cantik.

Semuanya handmade.

Each item is unique, and one-of-a-kind.

Dijamin nggak pasaran!

Karena semua kami produksi sendiri, jadi bisa pesan design dan ukuran.

Ini showroom kecil kami di Cinere (dekat Cinere Mall).

Mampir yaaa 🙂

Website is still under construction.

For now, we only sell our stuffs in bazaar event and Facebook. Add kita ya di email popcorn6820@gmail.com

RESELLERS ARE MORE THAN WELCOME 🙂

December 21, 2009 at 8:22 am 6 comments

Dana Pensiun, Pentingkah?

Sebenarnya udah lama mau nulis soal Dana Pensiun ini, tapi lupa melulu (btw, draft di wordpress saya ada 33 tulisan sekarang :()

Ada beberapa teman yang diberi fasilitas dana pensiun dari kantornya (termasuk PNS dll ya), jadi mereka tidak menganggap perlu lagi untuk menyisihkan sebagian uang untuk dana pensiun. Sah-sah saja, kalau memang dana pensiun yang diberikan kantor nantinya cukup. Tapi dengan tingkat inflasi, dalam 20-30 tahun ke depan (di saat kita pensiun), kemungkinan besar dana pensiun yang disediakan kantor tidak akan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan kita. Apalagi kalau kita ingin tetap mempertahankan gaya hidup yang kita miliki sekarang, di saat kita masih aktif bekerja dan memiliki penghasilan. Nggak mau kan pensiun nanti nggak punya penghasilan, mau cari kerja juga susah, malah menyusahkan keluarga. Duh, jangan sampe deh…

Berapa banyak uang pensiun yang harus disiapkan?

Ini tergantung sekali pada umur berapa kita ingin pensiun, gaya hidup seperti apa yang ingin kita jalani ketika kita pensiun (mempengaruhi berapa biaya hidup yang dibutuhkan), dan perkiraan inflasi yang terjadi. Untuk perkiraan saja. Misal X berumur 30 tahun, ingin pensiun di umur 55 tahun, dengan perkiraan sampai umur 70 tahun (wallahualam..tapi nggak ada salahnya kita merencanakan, walaupun hasil akhirnya ada di Allah kan :)). Biaya hidup 10 juta rupiah per bulan. Dengan perkiraan inflasi 10%, total dana pensiun yang harus disiapkan adalah 19.5 MILYARD!!! Gila kan…kalau nabung, kapan bisa kekumpul??? The good news is, jumlah segitu ternyata bisa dicapai hanya dengan investasi sebesar 300 ribu rupiah saja per bulan. Asik kan 😉

Sejak kapan mulai mempersiapkan dana pensiun?

Kalau udah tahu jumlahnya, kapan musti mulainya? Sedini mungkin lebih baik. Jangan tunda. Semakin muda kita mulai menyiapkan Dana Pensiun, semakin sedikit uang yang harus kita sisihkan untuk Dana Pensiun yang besar itu. Menurut Ernst & Young’s Personal Financial Planning guide:

20/20 rule:

To plan for 20 years for retirement, start accumulating funds no later than 20 years before your retirement begins.

Maksudnya, kalau kita mau menyiapkan dana pensiun selama 20 tahun (misal pensiun umur 55 tahun, hidup sampai umur 75 tahun, kita harus mulai mengumpulkan uang 20 tahun sebelum kita pensiun (20 tahun sebelum umur 55 tahun = ketika kita berumur 35 tahun). Kalau dana pensiunnya untuk 30 tahun, berarti ya harus mulai mengumpulkan dana pensiun 30 tahun sebelum kita pensiun.

CARANYA GIMANA?

Nah, ini saya nggak ikut-ikutan deh hehehe…ada banyak instrumen investasi yang bisa dipilih. Reksadana salah satunya. Ntar kapan-kapan kita bahas lebih detil soal reksadana ya… 😉

PS:

PR saya bulan ini adalah buat investment plan untuk dana pensiun ini. Duh, tinggal buka account aja lupa mulu 😦 Mumpung inget makanya ditulis di blog, biar nggak lupa lagi hehe

December 16, 2009 at 8:21 am 3 comments

breastfeeding: call this easy…?

Dari jaman dahulu kala, bahkan waktu terpikir untuk menikah (apalagi punya anak) aja belum, saya sudah tau dan mengerti bahwa ASI adalah yang terbaik untuk bayi. It’s like a natural thing to do, for a mother to breastfeed her baby. That’s it. Tapi nggak pernah ada yang bilang kalau menyusui itu ternyata jauh dari gampang. Aneh ya, something so natural, shouldn’t it be easy?

Dari data statistik, hanya 18% ibu-ibu di Indonesia yang memberi ASI exclusif kepada bayinya. Aneh juga bukan? Dengan keadaan ekonomi yang makin susah, gizi buruk dimana-mana, dan sebagian besar ibu malah memilih memberikan susu formula (yang harganya tahu sendiri berapa) untuk bayinya?

Kalau melihat, mendengar dan membaca, menurut saya ada 2 hal utama (ceileee…) yang membuat seorang Ibu ‘gagal’ memberi ASI buat anaknya. Kurang pengetahuan dan kurang dukungan. Padahal 2 hal itu yang menurut saya sangat penting kalau mau sukses menyusui.

KURANG PENGETAHUAN

I am crazy about research. It’s my job, and also a hobby 😉 Jadi dari mulai hamil 6-7 bulan, saya mulai browsing dan baca buku soal menyusui. Saya jadi tahu ada AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui) yang rajin memberikan seminar soal menyusui setiap tahun. Saya ikut 2 kali kelasnya.

Yang pertama, breastfeeding basics. Di sini diajarin soal mengapa ASI, kandungan gizinya dibandingkan susu formula, bagaimana ASI dibuat, dan posisi menyusui yang tepat. Yang kedua, breastfeeding for working mom. Ini diajarin cara memerah dan menyimpan ASI buat ibu-ibu bekerja agar bisa tetap memberi ASI bagi anaknya. Lalu saya ikut juga kelasnya milis Sehat dan YOP (Yayasan Orangtua Peduli) tentang menyusui dan jaundice (kuning) pada bayi baru lahir.

Dari pengalaman yang belum seberapa ini, menurut saya ada beberapa pengetahuan yang penting buat diketahui para ibu hamil (dan bapak-bapaknya juga tentu) kalau mau sukses menyusui.

1. Kandungan gizi ASI dibandingkan susu formula

Tau sendiri kan iklan susu formula gencarnya kayak apa. Seolah-olah kandungan gizinya udah paling TOP, dengan segala tambahan zinc, AHA, DHA, vitamin ini vitamin itu. Tapi pernahkah terpikir, itu semua belum tentu diserap bayi dan malah memperberat ginjal bayi? Bahkan direktur R & Dnya Abbott aja bisa bilang, nggak ada satu pun komposisi susu formula yang sehebat dan selengkap ASI. Itu dari segi nutrisi. ASI juga punya kandungan yang meningkatkan kadar imunitas bayi, yang nggak dipunya susu formula. Soal kandungan ASI yang lebih lengkap, browsing sendiri ya. Yang pasti, kalau udah tau kandungan ASI, bakalan usaha mati-matian sampai titik ASI penghabisan deh untuk bayi kita 😉

2. Cara ASI dibuat.

Ternyata ASI nggak pernah habis. Ternyata ASI nggak mungkin nggak cukup buat bayi. ASI seperti hukum supply-demand, makin banyak demandnya, makin banyak juga otak kita memberi perintah untuk supply.

Ilmu ini penting bangeut nih. Saya suka kesal dengan komentar orang-orang yang tahu saya ASI exclusif. Salah satunya: “ASI lo banyak sih ya Dek..jadi enak, bisa ASI exclusif…”. Atau “Dadit minumnya nggak kuat ya, jadi bisa ASI exclusif. Anak gw minumnya kuat bangeut Dek, jadi nggak cukup…”

Haloooo…semua ibu juga pasti punya ASI yang cukup untuk anaknya. Jangan dibanding-bandingkan dengan produksi ASI emak lain, karena cairan emas ini bener-bener unik. Sesuai kemampuan bayi kita. Bukan berarti kalau payudara kempes itu berarti nggak ada ASInya lho. ASI diproduksi terus oleh tubuh kita. Dan FYI aja, anak saya udah bukan kuat lagi minumnya, saya udah berasa mengalahkan sapi perah dulu waktu dia masih newborn 🙂

ASI diproduksi oleh 2 hormon: prolaktin dan oksitosin. Hormon prolaktin itu keluar karena dirangsang oleh hisapan bayi (ini juga kenapa belajar posisi menyusui yang benar itu penting) dan hormon oksitosin diproduksi kalau ibunya bahagia, nggak stress, nggak kepikiran yang aneh-aneh (nah, ini tugas bapak buat menyenangkan hati istrinya ya ;))

Sekali lagi percayalah, ilmu ini penting. Nanti setelah melahirkan, ketika bayi menangis padahal sudah disusui, pasti terpikir ‘kok masih nangis? apa masih lapar? apa ASI saya kurang?’. Dan ketika diberi susu formula bayi kita berhenti menangis, seperti membenarkan anggapan kita bahwa ASI kita memang nggak cukup. Padahal tahukah kamu bahwa ASI lebih gampang dicerna bayi, jadi bayi cepat merasa lapar. Sedangkan ketika diberi susu formula, pencernaan bayi harus bekerja ekstra keras, jadi dia ‘kenyang’ lebih lama.

3. Posisi latch on

Ibu-ibu dulu kan nggak pake belajar posisi menyusui udah bisa menyusui ya? Kenapa musti belajar ya? Karena posisi menyusui yang salah membuat bayi tidak bisa maksimal menghisap ASI. ASI juga jadi kurang diproduksi karena rangsangan untuk hormon prolaktinnya kurang. Selain itu posisi yang salah bikin puting lecet. Dan percayalah, menyusui dengan puting lecet itu seperti hidup di jaman romusha. Pediiihhh!

4. Cara memerah, menyimpan, dan memberikan ASI

Belajar cara memerah dengan tangan. Lebih praktis, gak perlu bawa macem-macem kalau pergi-pergi. Belajar cara menyimpan ASI, demi kebahagiaan kita (kalau lagi pengen gaul nggak bawa anak hehe) tapi anak tetep dapet ASI. Belajar juga cara memberikan ASI dengan sendok/gelas karena kalau dengan dot ada kemungkinan anak jadi bingung puting dan nanti nggak mau nyusu langsung lagi.

KURANG DUKUNGAN

Nah, ini nih yang kadangan seperti makan buah simalakama, ketika orang-orang terdekat mulai mengeluarkan komentar aneh-aneh:

“ASInya emang yakin cukup ya bisa ASI ekslusif? Bayinya masih nangis tuh, masih lapar kali. ASInya kurang kali.”

“Kok badannya nggak semontok bayi tetangga sih? Udah, kasih susu kaleng aja biar montok.”

“Kalau bayi cowok musti ditambah susu lain. ASI aja nggak mungkin cukup.”

Dan banyak komentar lain yang kadangan bikin emosi sendiri. Makanya, kalau mau ASI exklusif, penting untuk menggalang massa. Edukasi juga orang-orang terdekat kita tentang ASI. Jadi kalau kita lagi down, ada yang memberi semangat. Yang lebih penting, nggak ada yang ngasih komentar-komentar aneh yang bikin kita down. Udah tau kan salah satu hormon yang memproduksi ASI itu banyak dihasilkan kalau ibunya nggak stress 😉 Selain orangterdekat, cari juga support groups. Teman-teman yang juga menyusui. Lumayan buat curhat dan berbagi tips kalau lagi mentok 😉 Saya juga mau lho diajak sharing soal menyusui 🙂

Keberhasilan seorang ibu menyusui anaknya adalah juga keberhasilan orang-orang terdekatnya.

FYI, Bayi-bayi ASI memang cenderung nggak overweight. Bukan nggak montok lho…Badannya berisi, padat kayak lontong hehehe Dari awal Dadit lahir, saya udah janji sama diri saya sendiri, untuk TIDAK membanding-bandingkan dia dengan anak-anak lain. I want him to grow at his own pace to be what he is meant to be. Not what his parents want him to be. Jadi sekarang pun saya ‘cuman’ membandingkan tumbuh kembang dia dengan standard tumbuh kembang anak-anak secara umum. Selama pertumbuhannya (berat badan, tinggi badan, lingkar kepala) masih sesuai dengan growth chartnya WHO saya nggak khawatir, walaupun dia nggak gemuk bangeut. Ooo, dia motoriknya ternyata lumayan lebih cepat dari rata-rata anak seumur dia. Ooo, dia ternyata lebih memanjang daripada melebar (gak papa deh, daripada kayak emaknya melebar mulu gak manjang-manjang hehe).

Kalau mau baca-baca soal ASI, saya ada beberapa link yang mungkin berguna:

http://www.kellymom.com

http://www.llli.org

http://www.aimi-asi.org

ENJOY BREASTFEEDING !!! 🙂

December 15, 2009 at 8:51 am 4 comments

lagi-lagi…

3 bulan gak nulis, kangen juga sama blog hihi…

A little update about Dadit. Udah 8 bulan sekarang. Alhamdulillah bisa ngasih ASI exclusive 6 bulan, dan masih sampai sekarang 🙂 Soal menyusui ini, saya pengen nulis banyak. Yang pasti, kalau ada yang bilang nyusuin itu gampang, sini ketemu saya…! 😛 Dadit udah makan bubur saring sekarang, udah makan daging. Udah makin banyak gaya, gak bisa diem. Lasak bangeut kalau tidur. Udah 4 kali nyusruk dari kasur (untung kasurnya udah diturunin, jadi nggak tinggi). Udah bisa protes. Udah bisa marah kalau dipakein baju (heraaannn, ini nurun dari siapa ya gak mau pake baju..?). Udah bisa nangis kalau saya tinggal 😦

Ada banyak hal yang terjadi dalam 3 bulan ternyata. Terlalu banyak kalau buat diceritakan di sini. Some are not for public, anyway.

Minggu lalu, saya jadi volunteer di operasi gratis bibir sumbing (cleft lip) dan langit-langit bolong (cleft palate) yang diadakan Operation Smile di RS Gading Pluit, Jakarta (to read more on Operations Smile, open their website here). Saya bantuin jadi translator, karena dokter-dokternya notabene nggak bisa Bahasa Indonesia.

Hari pertama ada 17 bayi dan anak yang dioperasi. Saya sempat lihat operasinya dari monitor ruang operasi: bayi, umur 4 bulan. Dan sorenya, saya ketemu dia lagi, beserta orangtuanya, di ruang perawatan. Namanya Tegar. Masih ngantuk akibat obat bius, tapi nggak nangis. Matanya seperti berusaha terbuka dan menyapa kami. Melihat dia dan anak-anak lain, saya nggak bisa nahan nangis. Mereka memang masih ada jahitan, tapi mukanya jadi jauh berubah dengan ketika mereka datang. Melihat orangtuanya, yang berseri-seri karena anaknya bisa sembuh, dan berulang-ulang mengucapkan terimakasih, saya cuman bisa diam. Bersyukur, karena anak saya alhamdulillah sehat (ganteng is bonus hehehe). Bersyukur, karena saya diberi kesempatan untuk ikutan acara itu, dan melihat begitu banyak orang-orang yang sangat peduli. Ada yang meleleh di dalam hati saya rasanya…

Ada 1 anak yang datang terlambat. Perempuan, umur 1 tahun 1 bulan. Namanya Siti Humairah. Cantik. Tidak terlihat seperti ada kelainan. Ketika membuka mulut, baru saya tahu, mulutnya tidak ada langit-langitnya. Astagfirullah…Betapa senang dan penuh harapan wajah Ibunya ketika kami beritahu bahwa anaknya bisa ikut dioperasi walaupun datang telat (seharusnya pendataan dan pemeriksaan kesehatan pasien dilakukan serempak sehari sebelumnya). Binar itu tidak akan pernah saya lupa.

Lagi-lagi saya diingatkan untuk bersyukur. Untuk semua hal dalam hidup yang terkadang saya anggap for granted, yang kadang lupa saya syukuri.

Dan saya seperti diingatkan lagi dengan mimpi saya lebih dari setahun yang lalu…tapi dormant tertimbun rutinitas dan kesibukan lain..saya mau mulai mewujudkannya sekarang…Nanti detailnya saya tulis menyusul…Bantu saya ya 🙂

November 12, 2009 at 4:45 pm 4 comments

now available: KUE KERING PAKET EKONOMIS!!!

Hi..hi…
Menyambut Lebaran, time to share…
Seperti tahun-tahun kemarin, kalau ada yang mau beli kue kering untuk bagi-bagi OB / sopir / babysitter /crew di rumah, anak jalanan atau siapapun, bisa pesan di saya ya…

Packagingnya berubah, lebih bagus yang tahun ini..lebih mewah..
Harga sama, nggak naik

Rasa bagaimana? Yang udah pernah beli tahun-tahun kemarin, pasti sudah tahu rasanya OK, worth it untuk harganya. Harga murah, tapi rasa nggak murahan. Saya bisa jual murah karena dapet dari produsennya langsung, tangan pertama.
Ini foto-fotonya di bawah ya…
Kalau mau pesan, dari sekarang, apalagi buat yang tahun lalu kehabisan, jangan sampai kehabisan lagi.

1 Dus isi @4 toples
HARGA per dus:
Rp 49.000
Isi : 4 toples @ 1/2 kg : Kacang, Putri Salju, Sagu Susu & Kembang kuning/coklat (tidak bisa dipilih)
HARGA BELUM TERMASUK ONGKOS KIRIM YA

Packing : Dus Kado Hijau dengan ucapan “Selamat Idul Fitri” – cocok untuk bingkisan.

PS:
Resellers are welcomed, get special price for minimum 25 boxes.
 
Penampakan dusnya
PAket4 toples
 
Dus dibuka, ada 4 toples @ 1/2 kg
Paket 4 isi
 
Isinya:
Putri Salju
Resize of Re-exposure of Resize of Kacang
Sagu susu
Re-exposure of Resize of Kembang

August 30, 2009 at 8:02 am 4 comments

re-writing dreams

writing2

udah 1 juli, nggak kerasa ya udah setengah tahun lewat..hiks…

Saya lagi menulis ulang mimpi-mimpi saya…

Udah lebih jelas sekarang apa yang saya mau.

Sejak punya Dadit, saya jadi banyak berubah:

1. Bisa bangun pagi, horeeee…! Ini seperti keajaiban dunia ke-8 buat saya :p

2. Tidur nggak kebo-kebo amat…kalo Dadit usrek (dia kalo nggak laper bgt, nggak nangis..tapi kalo saya lama, dia ngomel, teriak-teriak…emang bener-bener deh, gak sabaran kayak emaknya hehehe), saya bisa langsung bangun. Keajaiban dunia ke-9!

3. Lebih bisa disiplin manfaatin waktu. Saya kan kerja dari rumah. Dulu bisa berhari-hari kerjanya browsssiiiinnnggg doang, kerjaan dikerjain deket-deket deadline. Sekarang, karena saya juga musti bagi-bagi waktu sama si undul itu, jadi saya musti nyicil-nyicil kerjaan. Dulu mana bisa. Sekalinya mood kerja dan deket deadline, saya bisa kerja sampai subuh, males makan males mandi. Sekarang kan musti makan teratur. Musti berenti-berenti kerjanya, karena nyusuin Dadit. Yah, dinikmati saja 😉

4. Rajin mandi. Nah, ini keajaiban dunia ke-10. Saya mandi teratur 2x sehari sekarang :p Dulu sih 2 hari sekali aja sukur…maaf ya suamiku :p

Banyak lagi sih perubahan-perubahan lain. Tapi yang terpenting, yang membuat saya mau menulis ulang mimpi-mimpi saya adalah, sekarang saya udah makin jelas apa yang saya mau dalam hidup. Prioritas apa yang mau saya dahulukan. Dan caranya supaya saya bisa hidup senang tanpa harus mikirin kerja full-time untuk cari uang. Dan bisa mengerjakan apa yang saya suka dengan sesuka-sukanya (yang biasanya mengeluarkan dan tidak menghasilkan uang hehehe..)

Intinya, saya lagi buat road map, rencana menuju kebebasan financial. Kalau menurut Kiyosaki kan kebebasan finansial itu kalau passive income kita = 3 x pengeluaran rutin kita.

Sekarang? Passive income saya alhamdulillah udah (atau baru ya?) 20% dari pengeluaran rutin. Masih banyak  PR yang musti dikerjakan. Masih banyak rencana yang harus dijalankan. Semoga target bisa tercapai secepatnya, amiennnn…

SEMANGAT !!!

July 1, 2009 at 5:40 am 1 comment

momo mau nyusuin adek sampai kapan pun adek mau…

…udah lama gak update blog, lagi riweuh menjalankan banyak rencana di kepala hehehe…tapi ini ada tulisan yang dibuat tanggal 7 juni yang lalu, posted di note facebook saya…

Hari ini Dadit ulang bulan yang ke tiga. 3 bulan juga Mama tau gimana rasanya jadi ibu, menyusui, begadang, panik ketika bilirubin kamu sempat tinggi atau ketika kamu menangis tanpa Mama tau apa sebabnya.

Ternyata menyusui sama sekali nggak gampang. Ketika hamil, Mama udah baca banyak artikel, ikut kelas menyusui AIMI, kelas kesehatannya dr Wati, beli banyak buku termasuk peralatan menyusui, dari pompa, nursing apron, botol kaca, cooler bag, training cup m*d*l*, u name it. Mama punya peralatan perang lengkap buat nyusuin adek. Mama kira semua akan lancar. Gampang kok nyusuin. Ibu-ibu dulu juga nggak pakai teori macem2, gak pake alat macem2, bisa nyusuin anaknya dengan lancar. Kenapa Mama nggak?

Bilirubin kamu sempat tinggi waktu lahir, nak. Mama sempat tergoda untuk ngasih susu formula. Walaupun Mama tau kalau asi ibu pasti cukup untuk anaknya dan Mama nggak boleh berpikiran negatif karena akan mempengaruhi produksi asi, tapi kekhawatiran Mama melihat semua upaya yang sudah Mama dan Papa lakukan (jemur adek tiap pagi, begadang mompa dan nyusuin adek setiap 1.5 – 2 jam) seperti tidak membuahkan hasil membuat Mama sempat bertanya-tanya ‘apakah asi Mama memang tidak cukup?’

Alhamdulillah bilirubin kamu kemudian turun nak. Ketika Mama hampir menyerah untuk kamu disinar saja. Kamu memang the real fighter sayang…Bahkan sejak dari dalam kandungan pun, ternyata kamu sudah berjuang. Ketika kamu dilahirkan, dokter dan kami semua baru tahu bahwa plasenta kamu selama ini ternyata hanya menempel di selaputmu nak. Yang bisa setiap saat putus dan kami akan kehilangan kamu. Subhanallah kamu bisa lahir selamat, sehat, bahkan tidak berberat badan rendah.

Setelah itu bukan berarti perjuangan usai. Jam tidur yang belum teratur, puting lecet, kamu yang terus menerus minta susu, ditambah Mama tetap harus bekerja menyelesaikan analisa data yang harus dipenuhi deadlinenya. Lagi-lagi Mama sempat ingin menyerah, maybe breastfeeding is just not for me…

Beruntung Mama punya Papamu, yang selalu sabar menghibur dan menenangkan Mama. Lalu Mama baca buku ‘what to expect during the first year’, hadiah dari om2 dan tante yg baik hati. Di buku itu ada satu pertanyaan yang hampir sama dgn kegelisahan Mama: I don’t think breastfeeding is for me.

Jawaban buku itu melegakan Mama. Coba dulu sampai 6 minggu (berarti sekitar 40 hari umurmu ya…), baru putuskan apakah ingin menyusui atau tidak. Kalau memang menyusui hanya menyengsarakan, ya gak usah gak papa. Drpd anak ibu tidak menikmati. Simpel. Jadi Mama coba tahan. Target 40 hari saja. Setelah itu kalau memang Mama nggak sanggup, Mama sudah siap dengan merk susu formula yang paling baik untukmu.

Ternyata benar, bahkan sebelum 40 hari pun, Mama mulai menikmati saat-saat menyusuimu. Memangkumu yang makin lama makin membulat. Melihat wajahmu yang tanpa dosa dengan senyuman dan gigi ompongmu. Dan memperhatikan bagaimana wajah bulatmu terkulai kekenyangan setelah puas menikmati asi. Mama nggak mau kehilangan momen-momen ini. Belum lagi daya tahan tubuhmu yang benar-benar bukti kalau asi memang yang terbaik untuk bayi.

Masih panjang perjalanan kita nak…
Bahkan masih beberapa bulan lagi untukmu menikmati asi exclusif…
Tapi yang pasti, Mama mau menyusuimu nak, sampai kapan pun kamu mau…Walaupun Mama harus repot merah…harus bawa-bawa cooler bag kemana-mana…harus menghentikan apapun kegiatan Mama ketika kamu mulai haus…harus tahan dengar semua omongan orang…harus bangun 2-3 jam setiap malam…apapun…

Bukan demi gelar ibu yang baik…
Bukan demi gelar S1, S2 dan S3 asix seperti yang diberikan milis kepada bayi-bayi yang berhasil mendapatkan asi sampai 6 bulan, 1 tahun dan 2 tahun…

Tapi karena Mama percaya, Tuhan sudah berbaik hati memberikan hadiah terbaikNya untuk kami…

Kami janji akan selalu menjaga hadiahNya ini dengan juga memberikan yang terbaik…

Untukmu nak…

Sekarang, nanti, selamanya…

yang sehat ya dek…
Amin…

.Dedek Astrilia Gunawan.
Momo of Mahatma Raditya Siregar (3M18D)

bornMahatma Raditya Siregar

born on March 7, 2009 at 17.26

(picture was taken at 17.35. fresh from the womb ;))

n709308385_2004176_667500Dadit recently

picture was taken on june 7, otw to uda andri’s wedding…

June 25, 2009 at 8:35 am 7 comments

biaya pendidikan anak

Keponakan tercinta, tersayang, lanang ganteng saya udah 3 tahun. Sekolahnya yang biasanya cuman main-main di T*mbl* T*ts mau dipindah sama Ibunya ke sekolah yang lebih ‘serius’. Sekolahnya bagus, enak bangeut, saya aja jadi pengen. Ada kasurnya segala, katanya anak-anak suka ngantuk kalau di kelas, jadi biar bisa tiduran hehehe Yang buat saya takjub, biaya sekolahnya. UGGGHHH! Itu untuk tahun sekarang. Tahun depan naik lagi, lagi dan lagi…Kalau anak saya sekolah nanti, udah berapa..? Saya jantungan!

Iseng-iseng menghitung biaya sekolah yang diperlukan nanti. Kalau mulai nabung (atau investasi) dari sekarang kan MUNGKIN nggak gitu berasa ya 😉

Hal penting yang harus diingat untuk menghitung biaya sekolah anak:

Inflasi biaya pendidikan di Indonesia = 20% per tahun. Besar ya? Tapi memang segitu. Bandingkan dengan kenaikan gaji rata-rata kita yang 10% per tahun aja udah alhamdulillaaaahhh bgt…Belum lagi krisis begini, punya kerjaan aja syukur ya, jangankan mikirin bonus dan kenaikan gaji tahunan.

Ini attach excel filenya, ayo itung-itung-itung…Begini cara pakainya:

1. Ada berbagai jenjang pendidikan di tabel, mulai dari playgroup sampai kuliah.

2. Yang harus kita isi adalah kolom-kolom yang berwarna biru (dirubah aja angkanya)

3. Kolom A: Tahun masuk sekolah dari sekarang. Misal anaknya sekarang umur 1 tahun, mau masuk playgroup umur 3 tahun. Jadi isi angka ‘2’ di kolom sebelah playgroup. Begitu seterusnya untuk setiap jenjang pendidikan.

4. Kolom B: Biaya saat ini. Kalau udah ada sekolah yang diincer untuk anaknya, bisa ditanya, berapa biayanya untuk masuk sekolah itu tahun ini. Masukkan angkanya untuk setiap jenjang pendidikan. Tabel ini hanya untuk biaya masuk sekolah ya. Belum termasuk biaya bulanannya.

5. Kolom C: Asumsi inflasi setiap tahun. Kalau mau lebih dari 20%, biar lebih aman, monggo diganti aja angkanya.

Kolom D (biaya nanti) adalah perkiraan biaya yang harus dikeluarkan nanti, dihitung otomatis oleh bang excel.

Kalau cuman mau liat berapa jumlah yang dibutuhkan nanti (angkanya bikin shock memang hehehe), udah cukup sampai situ aja ngisi tabelnya.

Tapi kalau mau tau, gimana caranya mencapai angka yang segitu, dengan cara apa, isi lagi kolom biru terakhir (kolom E, target rate investasi per tahun).

Asumsi return investasinya ini:

Deposito                                                                     5%

Obligasi / Reksadana Pendapatan Tetap     10 – 15%

Reksadana Campuran                                         15 – 20%

Reksadana Saham                                                 25 – 30%

Itu semua asumsi. Ingat, high risk high return. Kalau mau aman, ya masukin deposito. Misal semua diisi dengan return deposito (5%), nanti bang excel akan menghitung berapa yang harus disetor tiap bulan. Dengan investasi yang low return, setoran per bulannya juga musti besar.

Ayo mulai menghitung.

Karena anak sekolah nggak bisa nunggu bapak ibunya punya uang 😉

PS: Berhari-hari cari cara buat upload file excel ke wordpress, nggak nemu-nemu hehehe *gaptek* Jadi saya upload di sini aja ya. Monggo diunduh..

Excel file perhitungan biaya pendidikan anak

February 27, 2009 at 3:07 pm 5 comments

Older Posts


Categories

…recommended…

...photos...photos...

…i am part of…

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

...since january 3, 2008...

  • 118,986 hits